Peran Indonesia Dalam Organisasi Internasional Yang Harus Diketahui

Peran Indonesia Dalam Organisasi Internasional

Menjaga perdamaian dunia bukan hanya tugas satu atau dua negara saja. Semua negara berhak untuk bergabung dalam suatu organisasi internasional guna terciptanya kesejahteraan bagi seluruh negara. Indonesia telah bergabung dengan berbagai organisasi internasional dalam berbagai bidang, misalnya kesehatan, politik, pendidikan, pangan dan maritim. Banyak hal juga telah dilakukan Indonesia untuk saling membantu dan bekerjasama.

Peran Indonesia Dalam Organisasi Internasional

1. ASEAN

Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut serta dalam pembentukan organisasi internasional ASEAN (Association of South East Asian Nations). ASEAN merupakan organisasi internasional yang bergerak dalam bidang geo-politik dan ekonomi di Asia Tenggara. ASEAN didirikan berdasarkan “Deklarasi Bangkok” yang diadakan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok. Indonesia memiliki 2 sifat politik yakni bebas dan aktif. Bebas artinya tidak memihak blok manapun dan aktif berarti ikut serta dalam mengupayakan perdamaian dunia. Peran Indonesia dalam ASEAN sebagai berikut :

  • KTT ASEAN ke-1 dilaksanakan di Bali pada tanggal 23-24 Februari 1976. Ini merupakan bentuk kepercayaan ASEAN kepada Indonesia. Sidang ini membahas tentang pembentukan sekretariat ASEAN.
  • Pada tanggal 7-8 Oktober 2003 tepatnya di Bali diadakan kembali KTT ASEAN Ke-9 yang membahas tentang usulan pembentukan Asean Community pada bidang keamanan, sosial, ekonomi dan budaya.
  • KTT ASEAN Ke-18 kembali diadakan di Indonesia pada tanggal 4-8 Mei 2011 di Jakarta.
  • Indonesia kembali diberi kepercayaan menjadi tuan rumah KTT ASEAN Ke-19 di Bali pada tanggal 17-19 November 2011 yang membahas tentang kawasan bebas nuklir di Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ) atau Asia Tenggara.

2. Perserikatan Bangsa Bangsa

Pada tanggal 28 September 1950 Indonesia resmi menjadi anggota PBB ke-60. Indonesia menjadi anggota PBB setelah dilaksanakannya Konferensi Meja Bundar setelah pengakuan dari negara Belanda. Berikut peran Indonesia dalam PBB :

  • Pemberian bantuan pangan ke Ethiopia.
  • Pengiriman pasukan garuda ke wilayah konflik.
  • Terpilihnya Menlu Mochtar Kusuma Atmaja sebagai anggota International Law Commission pada periode 1992-2001.
  • Terpilihnya Duta Besar Nugroho Wisnumurti sebagai anggota International Law Commission pada periode 2007-2011.
  • Terpilihnya Indonesia sebanyak 2 kali sebagai anggota dewan HAM.

3. Organisasi Konferensi Islam (OKI)

Organisasi OKI didirikan pertama kali pada tanggal 25 September 1969 di Maroko dan memiliki 57 negara anggota. Organisasi konferensi islam sempat mengalami perubahan nama menjadi organisasi kerjasama islam. Peran indonesia dalam OKI yakni :

  • Dukungan untuk pelaksanaan OIC’s Ten-Year Plan of Action.
  • Mendorong negara islam lainnya untuk memperhatikan konfik Israel-Palestina.
  • Mendorong Islamic Development Bank.

4. UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization)

UNESCO merupakan organisasi internasional yang bekerjasama dalam bidang pendidikan, budaya dan ilmu pengetahuan. Pada tanggal 16 November 1945 UNESCO didirikan dari hasil sidang umum ke-1 dan pada tanggal 27 Mei 1950 Indonesia resmi bergabung menjadi anggota UNESCO. Berikut merupakan peran Indonesia dalam UNESCO :

  • Palestina mengalami kesulitan finansial karena keterimanya Palestina sebagai anggota UNESCO sehingga Amerika Serikat memutus bantuan kepada Palestina. Indonesia ikut serta membantu kesulitan finansial melalui program IFIT.
  • Sebagai bentuk aktifnya Indonesia dalam berkontribusi dalam UNESCO dibuktikan dengan terpilihnya Indonesia sebagai Badan Eksekutif UNESCO pada periode 2017-2021.

5. APEC (Asia Pacific Economic Coorperation)

Organisasi internasional APEC yang didirikan pada bulan Januari 1989 ini merupakan bentuk kerja sama ekonomi di benua Asia dan Samudra Pacific yang memiliki 22 negara anggota. Tujuan utama dalam pembentukan organisasi ini adalah untuk mempererat komunitas, menguatkan pertumbuhan ekonomi, dan mendorong perdagangan bebas di kawasan Asia-Pacific. Peran Indonesia dalam APEC yaitu sebagai berikut :

  • Menjadi Tuan Rumah KTT APEC ke-21
  • Pada tahun 1994 pernah menjabat sebagai ketua APEC
  • Menjadi salah satu negara yang mendukung berdirinya ECOTECH

Demikian peran indonesia dalam organisasi internasional. Selain yang disebutkan slot online, Indonesia juga merupakan anggota dari organisasi internasional seperti Gerakan Non Blok (GNB), Organisai Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), South West Pacific Dialogue ( SwPD) dan lain-lain.

Artikel yang Direkomendasikan