Perbedaan Vivo X50 Pro dan Vivo X60 Pro

Perbedaan Vivo X50 Pro dan Vivo X60 Pro

Ueexchange – Seiring berjalannya waktu, produsen smartphone selalu berusaha menghadirkan kemajuan baru. Kini Anda bisa menemukan ponsel dengan kamera canggih dari berbagai merek.

Namun, jarang ada juga stabilisasi gimbal untuk membuat video berkualitas bekerja bahkan saat merekam sambil berjalan. Untuk menstabilkan kamera, rasanya tidak mungkin tanpa menyebut Vivo X50 Pro dan Vivo X60 Pro.

Keduanya memiliki kemampuan fotografi yang bahkan menyerupai kualitas DSLR. Fungsi gimbal ini juga penting untuk fotografi profesional, seperti liputan jurnalistik atau pembuatan film pendek bergenre aksi.

Namun sayangnya fitur gimbal ini tidak tersedia pada varian dasar vivo X50 dan X60, jadi setidaknya Anda harus memiliki versi Pro. Vivo X50 Pro sendiri pertama kali hadir di Tanah Air pada 2020, setahun lagi. dibandingkan X60 Pro yang diluncurkan pada tahun 2021.

Dan tentunya para penggemar gadget di seluruh dunia penasaran sejauh mana perkembangan yang dibawa oleh X60 Pro dibandingkan pendahulunya.

Perbedaan antara vivo X50 Pro dan vivo X60 Pro

Mau tahu perbedaan Vivo X50 Pro dan Vivo X60 Pro?

1. Perbedaan Refresh Rate

Keduanya sama-sama memiliki kualitas layar yang luar biasa, nyatanya karakteristik tampilan kedua ponsel ini tidak sama. Padahal, keduanya sama-sama menggunakan panel AMOLED dengan ukuran layar 6,56 inci. Meski begitu, vivo X50 Pro hanya dibekali refresh rate 90Hz, berbeda dengan vivo X60 Pro yang hadir dengan refresh rate 120Hz.

Istilah refresh rate mengacu pada seberapa sering layar di-refresh setiap detik. Biasanya, kecepatan refresh yang tersedia di layar perangkat seluler adalah 60Hz. Dengan opsi kecepatan refresh yang tersedia di kedua ponsel ini, pengguna dapat menikmati perubahan layar yang lebih halus dan reaktivitas yang lebih besar.

2.Snapdragon 765G vs Snapdragon 870

Chipset menjadi kunci utama dalam menentukan performa sebuah ponsel, baik itu untuk bermain game atau untuk aktivitas ringan seperti menonton film, mengedit foto, dll. Tentunya Vivo juga ingin memberikan pengalaman yang maksimal bagi penggunanya.

Hal ini dibuktikan dengan pembekalan Snapdragon 765G di Vivo X50 Pro dan Snapdragon 870 di Vivo X60 Pro. Kedua chipset adalah salah satu yang terbaik di segmen harga menengah ke atas. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa Snapdragon 870 memang lebih jagonya.

Bagaimana? ‘Atau’ Apa? Snapdragon 870 merupakan chipset yang baru dirilis pada kuartal pertama tahun 2021. Bahkan performanya lebih unggul dari Snapdragon 865 yang sering digunakan di Rp 10 juta HP di tahun 2020.

Menggunakan Snapdragon 765G di vivo X50 Pro bukan berarti buruk. Chipset masih relevan hingga saat ini, karena bahkan game paling sulit seperti Fortnite masih dapat dimainkan tanpa hambatan. Setidaknya itulah yang Anda lihat di video YouTube yang diunggah oleh TEST GAME, Anda dapat melihat bahwa hampir tidak ada penurunan frame rate saat bermain.

Namun jika ingin pengalaman yang lebih memuaskan, Pasti Snapdragon 870 akan lebih cocok. Chipset ini menggunakan CPU cluster Kryo 585 dengan clock speed hingga 3,2 GHz. Oleh karena itu, bahkan menggunakan pengaturan grafis yang lebih tinggi dapat menjadi mulus tanpa mengurangi kecepatan bingkai secara drastis.

3. Kamera

Tidak apa-apa jika Anda tidak menyebutkan kamera di obrolan HP Live. Pada varian Pro ini, masing-masing dapat menawarkan daya saing yang tinggi dibandingkan ponsel dari merek lain. vivo X50 Pro adalah ponsel pertama yang menggabungkan stabilisasi gimbal ke dalam fotografinya, menghindari efek beku yang dapat mengurangi kualitas video.

Fungsi ini berlanjut di vivo X60 Pro dengan judul Gimbal Stabilization 2.0, tentunya dengan peningkatan yang lebih baik lagi. Namun yang membedakan keduanya adalah jumlah kameranya. Dalam hal ini, Vivo X50 Pro lebih unggul lagi dengan menawarkan kamera quad termasuk dua lensa telefoto.

Faktanya, vivo X60 Pro hanya menawarkan lensa telefoto dalam pengaturan tiga kamera. Lensa untuk vivo X60 Pro meliputi kamera utama 48 MP, lensa telefoto 13 MP yang dapat melakukan zoom optik 2x, dan sensor ultra lebar 13 MP.

Sementara di vivo X50 Pro, pengguna dapat menikmati lensa utama 48 MP yang canggih, periskop telefoto 8 MP yang dapat melakukan 5x optical zoom, lensa teleskopik kedua dengan resolusi 13 MP (2x optical zoom) dan terakhir lensa 8 MP sebagai ultra wide. .

Minimnya lensa telefoto periskop pada vivo X60 Pro disebabkan karena lensa tersebut hanya tersedia pada varian yang lebih tinggi, yakni vivo X60 Pro Plus. Meski demikian, vivo X60 Pro tetap memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pendahulunya.

Karena berbasis pada fitur lensa Zeiss Optics yang terkenal dengan build quality yang lebih baik dan quality control yang lebih ketat, maka kamera Vivo X60 Pro dinilai mampu memberikan ketajaman dan kontras warna yang lebih baik. .

4. Kapasitas baterai

Umumnya ponsel yang menggunakan panel IPS memiliki kapasitas baterai yang besar. Berbeda dengan vivo X50 Pro dan X60 Pro yang menggunakan panel AMOLED konsumsi rendah. Jadi keduanya hanya memiliki kapasitas 4000mAh dan akan cukup untuk mentenagai ponsel sepanjang hari.

Namun siapa sangka, ternyata vivo X50 yang merupakan generasi sebelumnya memiliki kapasitas di atas 4315mAh ketimbang vivo X60 Pro yang hanya berkapasitas 4200mAh.

Sementara itu, kapasitas pengisian cepatnya tetap sama. Seperti vivo X50 Pro, vivo X60 Pro juga dapat diisi daya dengan cepat berkat pengisian cepat 33W, yang dapat mengisi daya hingga 57% hanya dalam 39 menit.

5. Menggunakan Corning Gorilla Glass

Agar ponsel tidak mudah rusak meski terjatuh, sudah ada perlindungan seperti Corning Gorilla Glass, baik di bagian layar maupun di belakang bodi. Itulah perbedaan yang cukup besar antara kedua ponsel tersebut, dimana vivo X50 Pro menggunakan Schott Xensation UP pada layar dan belakang sebagai pengganti Corning Gorilla Glass 6 seperti pada vivo X60 Pro.

Corning Gorilla Glass 6 sendiri merupakan kaca pelindung terberat di dunia, tepat di belakang generasi sebelumnya, Gorilla Glass Victus. Schott Xensation Up sendiri merupakan jenis kaca pelindung yang tidak setenar Gorilla Glass, namun Schott mengklaim bahwa Xensation lebih kuat dari Gorilla Glass.

Intinya, Anda bisa bernapas lega karena kedua ponsel ini hadir dengan lapisan pelindung kaca yang kokoh.

6. varian RAM

Bagi yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus, tentunya dibutuhkan beberapa kapasitas RAM untuk mendukungnya. Dalam hal ini, vivo X60 Pro telah memproklamirkan diri sebagai juara dengan menghadirkan varian RAM 12 GB. Sedangkan bagi Anda yang tertarik dengan Vivo X50 Pro, Anda hanya bisa menikmati RAM 8GB saja.

Kedua ponsel memiliki RAM tipe memori LPDDR4x dual-channel dengan clock rate 2133 MHz. Meski bukan LPDDR5, performa keduanya tetap bisa dipercaya. Berbicara soal RAM, tentu tidak lengkap rasanya jika tidak membicarakan memori internal juga.

Vivo X50 Pro sendiri dibekali dengan memori internal standar UFS 2.1, bahkan lebih rendah dari Vivo X60 Pro yang menggunakan tipe UFS 3.1. Berada di versi yang lebih tinggi, kinerja memori internal Vivo X60 Pro dinilai jauh lebih cepat dalam hal membaca dan menulis data.

Refensi : Berita Teknologi Terbaru

Artikel yang Direkomendasikan